PUSAT STANDARDISASI INDUSTRI

DRAFT ASEAN MUTUAL RECOGNITION ARRANGEMENT (MRA) FOR BUILDING AND CONSTRUCTION MATERIALS MENDEKATI FINAL

Penyusunan Draft MRA sebagai salah satu upaya untuk mendorong lancarnya arus perdagangan melalui penghapusan hambatan teknis perdagangan produk bahan bangunan berupa semen, kaca, dan baja tulangan beton di kalangan negara-negara ASEAN telah memasuki tahap akhir penyelesaian. Pertemuan Task Force on Building and Construction (TFBC) ke-18 untuk membahas draft MRA tersebut dilangsungkan pada tanggal 30 Oktober 2017 di Manila, dipimpin oleh Yan S. Tandiele, Kepala Pusat Standardisasi Industri, Kementerian Perindustrian, Indonesia sebagai Chair, dan Mr. Sazali Che Amat, General Manager Construction Industry Development Board Malaysia sebagai Co-Chair. Pertemuan TFBC tersebut dilaksanakan dalam kerangka pelaksanaan Asean Consultative Committee For Standards and Quality (ACCSQ) Working Group (WG1) - Standards and MRA and Related Meeting yang ke-39.
Pertemuan menyepakati hasil TFBC ke-19 akan dilaporkan secara langsung kepada ACCSQ pada pertemuan ACCSQ ke 48 yang akan dilaksanakan pada tanggal 4-8 Desember 2017 di Cambodia untuk mendapatkan arahan dari ACCSQ. Disepakti pula bahwa pada Februari 2018 masing-masing negara ASEAN sudah melakukan legal scrubbing terhadap Draft MRA tersebut untuk kemudian dibahas lebih lanjut pada pertemuan TFBC ke-19 yang direncanakan akan dilaksanakan pada Februari 2017 di Malaysia atau Brunei Darussalam. Pada pertemuan TFBC ke-19 diharapkan masing-masing negara ASEAN akan mengikutsertakan "legal advisor" masing-masing.